Memulai Bisnis Sistem Franchise

Memulai Bisnis Franchise

Memulai bisnis sistem franchise, Tahun 2019 baru saja kita mulai. pelaku bisnis tentu saja akan berhitung lebih cermat untuk memulai atau mempertahankan bisnisnya. Lalu bagaimana dengan yang akan memulai bisnisnya tahun ini? Ya, harus extra dalam merencanakan bisnisnya.

Bagi yang merencanakan untuk memulai bisnis tahun ini, pemilihan bisnis menjadi pijakan sangat penting. Bagi yang sudah memiliki bisnis maka akan memiliki keuntungan pengalaman untuk mengembangkan atau memulai bisnis baru. Namun, jika berbisnis merupakan sesuatu hal yang benar-benar baru maka tidak ada salahnya untuk mengambil berbisnis dengan cara franchise (waralaba) sebagai salah satu alternatif. Dan ingat, memulai bisnis di tahun babi tanah ini di prediksi bisnis online akan meningkat tajam dan bertahan secara umum.

Apa itu Franchise?

Definisi ringkas yang dikutip dari wikipedia menyatakan Franchising (french for honesty and freedom) is a method of activity where “franchisor” certificates of good practices, how to do business with a “franchisee” in exchange for a payment, taxes and a percentage of turnover or profits.

Sederhananya, franchise dapat diartikan sebagai salah satu bentuk model kerjasama bisnis dimana terdapat dua pihak yang terlibat langsung dalam model bisnis ini, yakni franchisor (pemberi waralaba, pewaralaba) dan franchisee (penerima waralaba atau terwaralaba). Sistem bisnis yang ditawarkan tentu saja harus telah terbukti sukses dijalankan oleh franchisor. Nah untuk kepentingan ini, pihak regulator (pemerintah) telah mengatur bisnis franchise dengan menetapkan berbagai aturan yang diantaranya model bisnis yang diwaralabakan harus sudah terbukti teruji dan beberapa aturan lain yang pada dasarnya memberi perlindungan pihak franchisee.

Keuntungan dan kerugian berbisnis dengan waralaba

KEUNTUNGAN

Memulai bisnis dengan cepat

Karena sistem bisnis yang diwaralabakan telah teruji dan memiliki merek yang sudah dikenal, maka pihak terwaralaba dapat memulai bisnis tanpa harus dari nol. Secara praktis, sistem yang diwaralabakan dapat diduplikasi oleh terwaralaba. Franchisor akan membantu dalam pemilihan lokasi, perijinan, rekrut pegawai, operasi, pelaporan, sistem computer dan juga pemasaran. Terwaralaba juga berhak menggunakan merek yang dimiliki oleh pewaralaba yang biasanya sudah dikenal oleh konsumen. Dukungan sistem dan penggunaan merek inilah yang membuat terwaralaba dapat memulai bisnis dengan cepat. Namun tetap perlu diingat bahwa ini semua bukan jaminan bahwa bisnis Anda akan berhasil.

Kemudahan Ekspansi

Dengan system franchise Anda dapat membuka bisnis lebih dari satu gerai sekaligus. Dengan memulai bisnis sendiri, untuk membuka lebih dari gerai tentu akan memakan waktu lebih lama. Ingat, learning curve tetap berlaku dalam berbisnis.

Training dan riset

Pewaralaba biasanya menyiapkan pelatihan bagi terwaralaba beserta karyawannya. Pelatihan disiapkan secara berkesinambungan meskipun pada beberapa franchisor pelatihan-pelatihan ini tidak semuanya diberikan gratis. Franchisor biasanya juga telah memiliki tim riset untuk pengembangan bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh franchisee.

KERUGIAN

Namun demikian, disamping keuntungan-keuntungan diatas bisnis franchise juga menyisakan kerugian bagi franchisee, diantaranya

Kontrol & inovasi

Karena bisnis menggunakan sistem yang telah diberikan oleh franchisor maka franchisee tidak memiliki kontrol maksimal atas bisnisnya. Namun demikian pihak franchisee dapat melakukan audit atas semua laporan-laporan yang diterbitkan sesuai perjanjian. Ketersediaan laporan dan data-data bisnis sangat disarankan tercantum secara jelas dalam perjanjian.

Penggunaan sistem dari franchise ini juga tidak cukup memberi ruang bagi franchisee untuk melakukan inovasi-inovasi bisnisnya. Beberapa peluang yang masih dapat ditempuh adalah mengusulkan kepada franchisor inovasi-inovasi tersebut.

Penentuan barang/jasa dan harga

Biasanya barang/jasa sudah ditentukan oleh franchisor begitu juga harganya, ini dimaksudkan untuk mempertahankan standar layanan antara semua gerai dalam jaringan pada suatu area tertentu. Di sisi lain, tidak semua gerai dalam jaringan tersebut memiliki lingkungan bisnis yang selalu sama sehingga. Dalam banyak kasus franchisee merasa barang/jasa dan harga yang ditetapkan tidak terlalu sesuai dengan gerainya. Hal ini akan sangat dibutuhkan pada gerai-gerai yang lokasinya berdekatan dengan kompetitor

Potensi Konflik

Kunci untuk menghindari konflik antara franchisor dan frachisee terletak pada perjanjian waralaba diantara keduanya. Konflik ini bisa berawal dari salah satu pihak dan saling merugikan. Franchisee bisa saja tidak menerima paket bisnis seperti yang dijanjikan, namun di sisi lain franchisor mungkin dirugikan karena penyimpangan operasional gerai sehingga mempengaruhi reputasi merek.

Perkembangan Franchise di Indonesia

Kini, informasi tentang franchise begitu mudah didapat dari internet, koran bahkan ada majalah khusus tentang franchise. Informasi franchise dapat juga didapat dari pameran franchise yang belakangan makin sering diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia. Franchisor menawarkan paket waralaba untuk berbagai sektor industri. Besarnya investasi yang dibutuhkan sangat beragam, dari hanya kisaran puluhan juta (Pecel Ponorogo) hingga milyaran rupiah. Hampir semua franchisor menawarkan paket yang atraktif dan dikemas menarik dengan janji pengembalian modal yang cukup cepat. Nah, persoalannya adalah menentukan waralaba yang sesuai dari sekian banyak tawaran tersebut. Berikut adalah beberapa tip ringkas untuk memulai dan memilih tawaran waralaba.

Jika Anda mendapat tawaran paket franchise dan Anda cukup tertarik, maka harap diingat kredo investasi tetap berlaku high return high risk. Nah, untuk memudahkan Anda, sebelum memilih berbisnis dengan waralaba, sebaiknya diperhatikan beberapa poin berikut :

  •     Bisnis waralaba tetap memiliki risiko gagal.
  •     Sangat disarankan untuk tidak bertindak sebagai investor murni, sebab kendati franchisor menawarkan sistem yang teruji, keterlibatan pemilik menjadi kunci sukses bisnis ini. Beberapa franchisor bahkan menawarkan tingkat keterlibatan investor dalam penawarannya.
  •     Bisnis waralaba merupakan investasi jangka panjang, sehingga Anda tidak boleh menjadikannya sebagai investasi jangka pendek dan keluar jika tidak menguntungkan. Ingat hampir semua investasi yang dibutuhkan harus Anda bayar sebelum bisnisnya berjalan.
  •     Tawaran yang disajikan dalam ilustrasi hanyalah marketing instrument dan bukan menjadi dokumen legal dengan kekuatan hukum.

Baca Juga : Anda Juga Bisa Mulai dengan Usaha Sistem Franchise atau Waralaba Garansi Seumur Hidup